Tampilkan postingan dengan label #HungarianGP. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label #HungarianGP. Tampilkan semua postingan

Rabu, 27 Juli 2016

Dab Wars

Lewis Hamilton melakukan selebrasi dab usai memenangi GP Hungaria 2016
Foto: @F1 on Twitter


Sixth Gear - Selebrasi yang dilakukan Lewis Hamilton usai memenangi GP Hungaria akhir pekan kemarin menjadi viral di sosial media, bahkan memicu "Dab Wars" berawal dari kicauan Sean Gelael yang mengklaim bahwa ia terlebih dahulu melakukannya bersama Mitch Evans, rekan setimnya di Pertamina Campos Racing.

Melalui akun twitternya @gelaelized, Sean menyindir sang juara bertahan Formula 1 tersebut. Ia mengklaim bahwa ia dan Evans sudah melakukannya terlebih dahulu. Keduanya melakukannya dalam sesi pemotretan untuk e-magazine The Insider (e-magazine resmi GP2 dan GP3). Namun pembalap belia asal Inggris, Lando Norris, dan mantan pembalap Formula 1, Alexander Wurz justru meledek Sean bahwa keduanya lebih dulu melakukan dab.

Dab a la Sean Gelael dan Mitch Evans
Foto: @gelaelized on Twitter

Dab yang dilakukan Alexander Wurz dan anak-anaknya
Foto: @alex_wurz on Twitter

Lando Norris memeragakan dab usai memenangi balapan F3 Inggris
Foto: @LandoNorris on Twitter

Nah, menurut anda, siapa yang melakukan dab dengan baik?

Jumat, 22 Juli 2016

Preview Formula 1 Magyar Nagydij 2016


Sixth Gear - Seri kesebelas dari Formula 1 musim 2016 berlangsung akhir pekan ini di sirkuit Hungaroring, Hungaria. Sirkuit yang rutin muncul dalam kalender balap Formula 1 ini sudah menjadi tuan rumah GP Hungaria sejak 1986.

Berbeda dengan seri sebelumnya, kali ini pembalap dihadapkan dengan karakter sirkuit yang berliku dan memiliki lebar yang pendek. Sepintas mirip Montecarlo, hanya yang membedakan adalah run-off area di Hungaroring lebih banyak dibandingkan Montecarlo. Artinya seluruh tim akan membawa paket aerodinamika yang sama saat balapan di Montecarlo. Selain itu, mechanichal grip yang bagus juga menjadi kunci disini. Dalam beberapa tahun terakhir, Hungaroring menyajikan permukaan yang abrasif, dimana dalam tiga penyelenggaraan terakhir GP Hungaria jenis ban yang disediakan Pirelli adalah medium dan soft, namun dengan pengaspalan ulang Hungaroring dan regulasi ban yang diperbarui, produsen ban asal Italia tersebut menambah supersoft dalam pilihan ban untuk akhir pekan ini.

Proses pengaspalan ulang sirkuit Hungaroring


Posisi Nico Rosberg di klasmen pembalap terancam karena rekan setimnya, Lewis Hamilton tepat berada di bawahnya dengan 1 poin sebagai pemisah. Sementara di klasmen konstruktor, Red Bull dan Ferrari hanya berselisih 6 poin, dengan Ferrari berada di urutan kedua klasmen konstruktor.

-Circuit Guide, Race Details, and Facts-
Panjang: 4,381 km
Jumlah tikungan: 14
Jumlah lap (jarak lomba): 70 lap (306,63 km)
GP pertama: 1986
Lap tercepat: 1:19.071 (Michael Schumacher, 2003)
Pilihan ban: Pirelli P Zero Supersoft (Merah), Soft (Kuning), Medium (Putih)


-Jadwal-
Jumat, 22 Juli 2016
FP1 15:00-16:30 WIB
FP2 19:00-20:30 WIB
Sabtu, 23 Juli 2016
FP3 16:00-17:00 WIB
QP 19:00-20:00 WIB
Minggu, 24 Juli 2016
Race 19:00 WIB

http://www.fia.com/news/f1-2016-hungarian-gp-preview

Jumat, 24 Juli 2015

GP2 Series 2015 – Round 6 Preview



Sixth Gear - Sebelum memasuki jeda musim panas hampir sebulan, balapan GP2 Series akan berlangsung akhir pekan ini di sirkuit Hungaroring, Hungaria.

Sirkuit sepanjang 4,381 km ini memiliki karakter lambat dan sempit, sehingga menyulitkan pembalap untuk melakukan overtaking serta memiliki satu trek lurus pada home straight. Selain itu tingkat elevasi (naik-turunnya lintasan) tergolong rendah, tidak seekstrim Red Bull Ring maupun Spa. Ada 5 tikungan panjang di sirkuit yang terletak di Budapest tersebut dimana tikungan-tikungan tersebut cocok untuk menguji aerodinamika mobil serta downforce pada mobil relatif tinggi namun tidak seekstrim Monako. Hujan kemungkinan turun pada balapan nanti, sehingga pembalap yang punya reputasi di lintasan basah bisa menunjukkan tajinya disini. Sirkuit ini termasuk clockwise alias searah jarum jam.

Stoffel Vandoorne (Belgia/ART Grand Prix) yang baru saja gagal meraih poin musim ini usai finish ke-9 pada sprint race di Silverstone, Inggris tentu akan menuntut balas akhir pekan ini. Namun momen Vandoorne ketiban sial di Silverstone 3 minggu lalu tersebut mungkin sangat diharapkan rival terdekatnya, Alexander Rossi dan Rio Haryanto, mengingat selisih poin keduanya relatif jauh dengan pembalap tes McLaren tersebut. Posisi Alexander Rossi di urutan kedua klasmen juga rawan diambil alih oleh Rio Haryanto mengingat keduanya hanya dipisahkan oleh 14 poin. Munculnya Sergey Sirotkin sebagai kuda hitam tentunya bisa saja mengobrak-abrik kemapanan trio penghuni 3 besar klasmen, apalagi Sirotkin sempat nangkring di urutan 3 klasmen usai meraih kemenangan pertamanyanya pada feature race GP Inggris 4 Juli kemarin namun Rio mengambil alih posisi tersebut usai memenangi sprint race keesokan harinya.

Dan yang dinanti tentunya adalah kehadiran Sean Gelael di grid akhir pekan ini bersama tim Carlin, dimana pembalap yang kini fokus mengikuti Formula Renault 3.5 tersebut akan tampil 4 dari 5 seri tersisa musim ini, jadi ia absen pada seri ke-8 GP2 Series yang berlangsung di Monza, Italia (4-6/9) karena bentrok dengan seri ke-6 Formula Renault 3.5 di Silverstone, Inggris pada tanggal yang sama.

-WARM UP-

Arthur Pic (Prancis/Campos Racing)

"Ini adalah trek favorit saya. Ini adalah salah satu trek yang pendek, tetapi ada banyak tikungan dengan hanya satu trek lurus sehingga Anda tidak bisa beristirahat, seperti di Monako. Ini sirkuit yang menantang. Tambahkan juga kondisi cuaca: biasanya, suhu yang cukup tinggi dan itu bisa sangat panas di dalam mobil. Ini salah satu race yang paling sulit dari tahun ini, menurut saya.

"Degradasi ban bisa dikelola, tetapi Anda tidak bisa melakukan terlalu banyak lap di balapan pada ban soft - sekitar delapan lap menurut saya. Di Hungaroring, ada kesenjangan besar antara ban medium dan ban soft dalam hal kinerja. Dalam kualifikasi, yang biasa Anda lakukan  membuat laptime terbaik di lap pertama pada ban soft. Jadi, penting untuk disiapkan sebaik mungkin. Anda hanya memiliki satu kesempatan dan anda tidak bisa membuat kesalahan.

"Akan ada peluang menyalip di tikungan 1 jelas karena merupakan zona DRS. Tapi tahun lalu, kami melihat beberapa manuver di tikungan 2 dan 8. Kita harus melihat beberapa lomba menarik lagi tahun ini. Saya akan bekerja keras untuk mencoba dan menang lagi. "


-Circuit Details-


Panjang: 4,381 km
Tikungan: 14 (8 kanan, 6 kiri)

-Timetable-
Practice: Fri 24 Jul 2015, 16:55 (GMT+7)
Qualifying: Fri 24 Jul 2015, 20:55 (GMT+7)
Race 1: Sat 25 Jun 2015, 20:40 (GMT+7)
Race 2: Sun 26 Jun 2015, 15:35 (GMT+7)

-Tires-
Prime: Pirelli P Zero Medium (Putih)
Option: Pirelli P Zero Soft (Kuning)

Drivers Championship (Top 10)
1. Stoffel Vandoorne ART Grand Prix 170pts
2. Alexander Rossi Racing Engineering 105pts
3. Rio Haryanto Campos Racing 91pts
4. Sergey Sirotkin Rapax 78pts
5. Alex Lynn DAMS 56pts
6. Raffaele Marciello Trident 44pts
7. Pierre Gasly DAMS 42pts
8. Mitch Evans Russian Time 35pts
9. Nobuharu Matsushita ART Grand Prix 29pts
10. Julian Leal Carlin 26pts

Teams Championship
1. ART Grand Prix 199pts
2. Racing Engineering 123pts
3. Campos Racing 112pts
4. DAMS 98pts
5. Rapax 90pts
6. Russian Time 51pts
7. Trident 44pts
8. MP Motorsport 26pts
9. Carlin 26pts
10. Status Grand Prix 22pts
11. Hilmer Motorsport 19pts
12. Daiko Team Lazarus 16pts
13. Arden 9 pts

Driver’s Substitution:

Sean Gelael akan melakoni debutnya di GP2 akhir pekan ini bersama tim Carlin. Ia akan menggunakan mobil nomor 4 yang sebelumnya digunakan Marco Sorensen (seri 1-4) dan Johnny Cecotto Jr. (seri ke-5). Ia satu tim dengan Julian Leal.

Nicholas Latifi memperkuat tim MP Motorsport, menggunakan mobil nomor 16 yang sebelumnya  digunakan Sergio Canamasas (seri 1-3) dan Oliver Rowland (seri ke-5).

Zoel Amberg kembali ke grid akhir pekan ini bersama tim Lazarus dengan mobil nomor 27, sedangkan Canamasas pindah ke Hilmer Motorsport, bergabung dengan Nick Yelloly.