Tampilkan postingan dengan label Others. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Others. Tampilkan semua postingan

Kamis, 17 September 2015

Mari Bandingkan 2 Insiden Ini

(atas) Insiden antara Fadli-Jakkrit
(bawah) Insiden antara Merhi-Latifi
Sixth Gear - Mungkin anda masih ingat dengan insiden yang menimpa pembalap asal Indonesia yang mengikuti Asian Road Racing Championship (ARRC), M. Fadli Imamudin. Yap, dia mengalami kecelakaan parah usai race 2 yang berlangsung di Sentul awal Juni kemarin. Saat itu M. Fadli bermaksud menyapa penggemarnya yang ada di tribun, sayang ia dihajar dari belakang oleh pembalap asal Thailand, Jakkrit Sawangswat hingga mengalami cedera serius pada kakinya. Dan, sebulan pasca insiden tersebut, muncul kecelakaan serupa namun hanya saja yang berbeda adalah tempat dan balapan yang berlangsung.

Kejadian "serupa tapi tak sama" ini terjadi dalam ajang Formula Renault 3.5 seri ke-5 yang berlangsung di sirkuit Red Bull Ring, 12 Juli kemarin. Ketika race 1 usai, terjadi tabrakan antara Roberto Merhi (Pons Racing) dengan Nicholas Latifi (Arden International). Saat itu, entah karena Merhi sengaja melambat atau ada mobilnya bermasalah usai balapan, tiba-tiba dari belakang Latifi datang dengan kecepatan tinggi menghantam pembalap asal Spanyol tersebut. Latifi pun "terbang" sebelum akhirnya mendarat di pinggir lintasan, sedangkan Merhi masih tetap di lintasan. Akibat insiden tersebut, sayap belakang mobil yang dikemudikan pembalap yang juga membela Manor F1 Team ini hancur. Beruntung keduanya tidak mengalami cedera serius, namun akibat insiden berbahaya tersebut Merhi dikeluarkan dari final result.

Berikut ini video kecelakaan antara Merhi dengan Latifi:


Jumat, 28 Agustus 2015

Oriol Servia Gantikan Justin Wilson dalam balapan IndyCar di Sonoma

Sixth Gear - Menyusul wafatnya Justin Wilson akibat cedera serius di bagian kepala pada balapan IndyCar sebelumnya di Pocono, tim Andretti bergerak cepat dan memutuskan Oriol Servia menggantikan Wilson untuk final IndyCar musim ini di Sonoma.



Menurut Michael Andretti, team principal tim Andretti, Wilson digambarkan sebagai sosok "pembalap berani dan advokat untuk balapan". "Pekan ini kami memiliki Justin dan keluarganya di hati kami sebagai bentuk penghormatan kami dengan cara melakukan hal yang dicintainya dan ia menginginkan kami untuk balapan" tambahnya.

Servia sendiri merupakan sahabat mendiang Wilson dan dia diminta keluarga Wilson untuk mengemudikan mobil nomor 25 milik tim Andretti Autosport. Servia mengungkapkan bahwa di masa-masa sulit saat ini, ia mengaku sulit mengatakan mengenai meninggalnya Wilson. Servia sendiri sudah mengenal Wilson lebih dari 10 tahun dan ia respek terhadap Wilson sebagai pembalap, dan ia sudah menganggap Wilson sebagai inspirator bagi siapapun yang pernah menemui eks pembalap F1 tersebut.

Menurut saudara kandung Wilson, Stefan, menganggap pemilihan Servia sebagai pengganti saudaranya adalah pilihan yang murni. "Sebagai anggota keluarga, kami tidak membayangkan bahwa Sevia akan menggantikan Wilson".

Sementara itu, Honda dan HPD mengumumkan bahwa mereka akan berkontribusi untuk Wilson's Children Fund untuk balapan di Sonoma nanti. Setiap pembalap yang ambil bagian dengan mesin Honda akan menyumbangkan $50 sesuai dengan jumlah lap yang ditempuh oleh mereka. Kemungkinan donasi bisa mencapai $55000 dan akan diserahkan untuk membantu Julia (istri mendiang Justin Wilson) serta dua anak perempuannya.


Wajah Anyar dalam Tes Pramusim Formula E (3/3)

Sixth Gear - Tes pramusim terakhir Formula E berlangsung pada 24-25 Agustus, dan sama seperti 4 hari tes sebelumnya, muncul dua wajah baru, yaitu juara FR 3.5 musim 2012, Robin Frijns dan pembalap asal Monako yang kini berkiprah di IndyCar, Stefano Coletti.



1. Robin Frijns

Lahir di Maastricht, Belanda, pada 7 Agustus 1991, Frijns pernah menjuarai FR 3.5 saat ia melakoni debutnya di tahun yang sama (2012). Setahun kemudian ia tampil di GP2 memperkuat Hilmer Motorsport namun hanya bertahan separuh musim. Frijns sempat menjadi test driver untuk Caterham F1 Team dan Sauber. Sekarang ia berlaga di Blancpain Sprint Series. Pada tes pramusim Formula E ia memperkuat Andretti.






2. Stefano Coletti

Lahir 6 April 1989, Coletti saat ini berlaga di IndyCar bersama tim KV Racing. Sebelumnya ia tergolong "dedengkot" di GP2 karena ia berkiprah di ajang tersebut mulai tahun 2009 hingga 2014. Ia sempat jadi kandidar juara GP2 musim 2013 namun sayang performanya buruk di paruh kedua musim. Dalam tes pramusim Formula E, ia memperkuat tim Aguri.



Itulah 6 pembalap yang pertama kalinya menjajal mobil Formula E. Menarik untuk disimak apakah mereka juga ikut musim kedua Formula E yang dimulai 50 hari lagi di Beijing.

Wajah Anyar dalam Tes Pramusim Formula E (2/3)

Sixth Gear - Menyambung post sebelumnya, kali ini dalam tes pramusim kedua Formula E pada tanggal 17-18 Agustus 2015 kemarin diwarnai dengan kehadiran dua pembalap asal Prancis, yakni Nathanael Berthon dan Nicolas Lapierre.



1. Nathanael Berthon

Lahir di Romagnat, Prancis pada 1 Juli 1989, Berthon kini berkompetisi di GP2 Series bersama tim Daiko Team Lazarus. Sebelumnya ia pernah bergabung dengan tim Racing Engineering dan Trident. Berthon juga sempat berlaga dalam Le Mans 24 Jam. Dalam tes pramusim Formula E, ia bergabung dengan tim Aguri.
2. Nicolas Lapierre

Lahir di Thonon-les-Bains pada 2 April 1984, Ia sempat berkompetisi di tiga musim pertama GP2. Selain itu, ia pernah menjuarai ajang balap mobil antar bangsa, A1 Grand Prix pada musim 2005/06. Sama seperti Berthon, ia juga ikut tampil dalam Le Mans 24 Jam sejak 2007. Dalam tes pramusim Formula E, ia memperkuat tim yang sama dengan Berthon.

Kamis, 20 Agustus 2015

Wajah Anyar dalam Tes Pramusim Formula E (1/3)



Sebelum memasuki musim kedua, Formula E mengadakan tes pramusim mulai 10 Agustus dan berlangsung di sirkuit Donington Park, Inggris. Untuk dua hari pertama (10-11/8) ini selain pembalap yang juga tampil dalam musim pembuka, ada juga pembalap yang untuk kali pertama menjajal mobil Formula E, yaitu jurdun F1 musim 1997, Jacques Villeneuve dan Tom Dillmann yang kini berlaga di FR 3.5. Berikut profil singkat keduanya.

Jacques Villeneuve



Jacques Villeneuve (lahir di St-Jean-sur-RichelieuKanada9 April 1971; umur 44 tahun) adalah pembalap Formula 1 yang merebut gelar juara dunia 1997 bersama Williams. Pada tahun 2006 ia memperkuat BMW-Sauber. Ia secara tiba-tiba mengundurkan diri dari F1 pada GP Hungaria 2006 dan digantikan oleh Robert Kubica. Dalam tes pramusim ia bergabung dengan tim Venturi Formula E, tim yang berbasis di Monako yang dimiliki aktor kondang Leonardo DiCaprio.




Tom Dillmann

Lahir pada 6 April 1989 di Mulhouse, Prancis, ia telah kenyang pengalaman di ajang single seater. Tandem Sean Gelael di ajang FR 3.5 musim ini sudah mengikuti sejumlah ajang single-seater mulai dari Formula Renault 1600 Junior Belgia hingga pernah menjuarai F3 Jerman pada tahun 2010. Dalam tes pramusim kali ini ia bergabung dengan tim Aguri.

Selasa, 09 Juni 2015

Fabien Barthez, dari Lapangan Hijau ke Lintasan Balap


Fabien Barthez semasa aktif menjadi pesepakbola.

Bagi anda yang menggemari sepak bola pasti masih ingat siapa Fabien Barthez. Yap, dia merupakan salah satu kiper legendaris asal Prancis. Kiper kelahiran 28 Juni 1971 ini semasa aktif merumput di lapangan hijau pernah memperkuat Toulouse, Olympique Marseille, AS Monaco, Manchester United, dan Nantes. Selain itu, Barthez juga membela panji tim nasional Prancis sejak 1994 hingga 2006.

Sederet prestasi pernah diraihnya semasa aktif menjadi pesepak bola. Mulai dari Liga Prancis, Liga Primer Inggris, Liga Champions Eropa, hingga turnamen antar-negara seperti Piala Eropa dan Piala Dunia pernah diraihnya. Usai gantung sarung tangan pada 2007, dia banting setir ke arena balapan.

Barthez memulai karir balapnya pada tahun 2008. Dia mulai bersaing di acara-acara yang dipilih dalam Porsche Carrera Cup Perancis tahun itu dengan tim SOFREV Auto Promotion Sport. Dia juga berkompetisi di dua event di ajang Piala Spider THP. Pada tahun 2009, ia berlari di sejumlah berbagai seri motorsport seperti French GT Championship , Bioracing Series dan Caterham Sigma Cup France serta Porsche Carrera Cup France. Dia juga ambil bagian dalam FFSA GT Championship pada tahun 2010 dan menang di race 1 di Dijon-Prenois . Pada musim 2012 ia memenangkan balapan pertamanya di seri FFSA di Circuito de Navarra di race kedua dan finish ketujuh dalam klasmen pembalap. Pada 2013 ia dinobatkan sebagai France GT Champion bersama Morgan Moullin-Traffort, dimana ia mengendarai Ferrari. 

Barthez saat menjuarai France GT tahun 2013.
Pada tahun 2013 ia juga berkompetisi di kompetisi re-branded FIA GT Series bersama Gérard Tonelli di kelas Gentleman Trophy dengan tim  SOFREV ASP mengendarai mobil Ferrari 458 Italia dengan spek GT-3.

Pada bulan Februari 2014 diumumkan bahwa Barthez akan diikutkan ke dalam balap ketahanan mobil Le Mans 24 Jam, mengemudi Sofrev ASP Ferrari 458. Barthez dan rekan setimnya finish ke-29 secara keseluruhan dan kesembilan di kelas LMGTE Am.
Sedangkan tahun ini dia mengikuti Blancpain GT Series, bergabung dengan tim AKKA ASP  dengan mobil nomor 16 dalam kelas Blancpain Endurance Series, dimana dia satu tim dengan. Anthony Pons.

Sumber: Wikipedia. Sumber foto: Purely Football dan Mirror.

Minggu, 07 Juni 2015

Kronologi Kecelakaan yang Menimpa M. Fadli - ARRC Sentul 2015 (SS600 Race 2)


Kondisi motor M. Fadli usai tabrakan
sumber: Twitter

Dunia motorsport tanah air berduka. Salah satu rider yang berkompetisi di Asia Road Racing Championship, M. Fadli, mengalami kecelakaan tragis usai memenangi race 2 di Sirkuit Sentul, Bogor, Jawa Barat hari ini. Berikut kronologi insiden yang menimpa M. Fadli:

"Kejadiannya bermula ketika race 2 usai. M Fadli mengurangi kecepatan motornya karena ingin menyapa penonton di tribun. Celakanya, rider asal Thailand, Jakkrit Sawangswat datang dari belakang dengan kecepatan tinggi dan menabrak Fadi dari belakang. Terlihat kaki kiri M. Fadli terbuka usai kecelakaan. Sawangsat juga harus ditandu karena tak bisa bangkit di pinggir lintasan, depan podium utama"

Bahkan di YouTube ada video insiden tersebut. Kecelakaan M. Fadli (ARRC 2015 - Sentul)

Dikutip dari mesinbalap.com dan dapurpacu.com dengan sedikit perubahan

Minggu, 05 April 2015

(Blogger’s Field Report) Manahan Sebelum Hari Kedua Motoprix 2015 Seri Ketiga Region 2 Dimulai

(Blogger’s Field Report) Manahan Sebelum Hari Kedua Motoprix 2015 Seri Ketiga Region 2 Dimulai (Blogger’s Field Report) Manahan Sebelum Hari Kedua Motoprix 2015 Seri Ketiga Region 2 Dimulai


Sirkuit Stadion Manahan, Solo

Minggu, 5 April 2015.

Seperti biasa di hari Minggu saya pergi ke Manahan. Setiap hari Minggu, area sekitar stadion Manahan berubah menjadi pasar kaget yang dikenal dengan nama Sunday Market. Namun kali ini sebagian area sekitar stadion digunakan untuk kompetisi road race Motoprix 2015.

Motoprix sendiri merupakan ajang balap motor road race nasional yang levelnya dibawah Indoprix. Nah, yang berlangsung di Manahan kali ini merupakan seri ke-3 region 2 (Jawa Tengah). Sejak lapangan parkir selatan Manahan digunakan untuk balap motor dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah tahun 2009, area tersebut kini menjadi sirkuit semi-permanen. Menurut info yang saya dengar, panjang sirkuit stadion Manahan ini lebih panjang daripada sirkuit Satria Banyumas (saya tidak ingat persis panjang sirkuit Manahan).



Mumpung balapan belum mulai, saya memutuskan masuk ke area sirkuit untuk mengambil gambar. Untung petugas keamanan yang berjaga-jaga di sekitar sirkuit baik hati dan memperbolehkan saya masuk untuk memotret sirkuit dengan kamera ponsel saya meskipun hanya sebentar.

Karena sebagian Manahan ditutup, sejumlah pedagang yang biasanya menempati area yang menjadi sirkuit tersebut terpaksa berjualan diluar kompleks stadion, menempati jalur lambat yang letaknya disebelah utara Jalan Adi Sucipto. Bahkan didalam kompleks stadion saja juga ramai oleh pengunjung dan pedagang Sunday Market, apalagi diluar.



Itulah field report saya mengenai kondisi Manahan sebelum hari kedua Motoprix 2015 seri ketiga region 2 dimulai. Mungkin sekitar jam 10 para pedagang Sunday Market diminta keluar, balapan mau dimulai, takutnya deru knalpot motor para rider se-Jawa Tengah mengganggu. (reng.... reng.... reng....)

2 Indonesian Driver Ready to Follow Formula Renault 3.5 2015

2 Indonesian Driver Ready to Follow Formula Renault 3.5 2015 2 Indonesian Driver Ready to Follow Formula Renault 3.5 2015


Both Sean Gelael and Philo Armand on track at 1st Pre-season test of FR 3.5 in Jerez, last March.

Formula Renault 3.5 season 2015 will be followed by two drivers Indonesia, namely Sean Gelael and Philo Paz Patrick Armand. Both joined in different teams, where Sean joined the team Jagonya Ayam with Carlin, where the birth of 1 November 1996 will race alongside Tom Dillmann, the Frenchman who is experienced in the single-seater arena. While Philo recruited Pons Racing team, where the driver who are born March 12, 1996 teamed up with Roberto Merhi , the Spaniard who now joined Manor F1 Team.

Both of them have followed two pre-season tests Formula Renault 3.5 in 2015 which was held at Jerez and Aragon which located in Spain. At Jerez circuit on the first day of pre-season tests, Philo who appeared last season in Formula Renault 2.0 Alps is unexpectedly outperformed Sean at 14th place with best laptime 1 minute 28.515 seconds, 0.45 seconds ahead of Sean, who finished 18th. On the second day of the test, Sean behind surpass Philo at 9th place with best laptime 1 minute 29.292 seconds, 0.769 seconds ahead of Philo.

The second pre-season test the Formula Renault 3.5 took place in Aragon, Spain. On the first day of Sean finished 15th with best laptime 1 minute 42.281 seconds, while Philo unfortunanely finished on the last place (21 of 21 drivers), left behind 2.178 seconds from Sean. On the second day only Philo who took part and improved his time and finished 16th with best laptime of 1 minute 42.395 seconds, 0.244 seconds slower than his team mate.

About the targets that carried each driver, Sean has targeted the top five at the end of the driver standings with hope of a Formula 1 team which intends to recruit him. Not impossible because last season champion, Carlos Sainz Jr. recruited by Scuderia Toro Rosso for this season. Although the status of debutant, Sean sure can directly compete. Had reached the top three in the pre-season test is a provision conviction to wade through this season.

Until this article posted, so far publisher of this post doesn't know what target will be set by Philo Armand.

Reference: Jawa Pos edition of Friday, April 3, 2015. The results of the pre-season refers to the documents at the official website of the World Series by Renault. Source of photos from official fanpage of World Series by Renault on Facebook.

Jumat, 03 April 2015

Pons Racing: Tak Hanya Berlaga di Moto2 Musim Ini, Mereka Juga Ambil Bagian di Formula Renault 3.5

Pons Racing: Tak Hanya Berlaga di Moto2 Musim Ini, Mereka Juga Ambil Bagian di Formula Renault 3.5 Pons Racing: Tak Hanya Berlaga di Moto2 Musim Ini, Mereka Juga Ambil Bagian di Formula Renault 3.5


(atas) Alex Rins saat memperkuat tim Páginas Amarillas HP 40 di ajang Moto2. (bawah) Philo Armand saat mengikuti tes pramusim Formula Renault 3.5 di Jerez, Spanyol.

Pons Racing adalah tim balap motor dan mobil yang berbasis di Spanyol. Didirikan oleh mantan juara balap motor kelas 250cc, Sito Pons pada tahun 1992. Sejumlah pembalap pernah bergabung di tim ini. Nama-nama seperti Alex Barros, Max Biaggi dan Sete Gibernau pernah memperkuat tim Pons yang ambil bagian di MotoGP, kecuali Gibernau yang bergabung dengan tim yang berlaga di kelas 250 cc. Sedangkan untuk tim yang berlaga di balap mobil, mereka pernah mengantarkan Heikki Kovalainen menjadi juara World Series by Nissan pada tahun 2004.

Untuk tim yang ambil bagian di MotoGP, mereka pernah ambil bagian pada tahun 1992-2005 (tahun 1993 dan 1995 mereka punya dua tim, pertama di kelas 500 cc dan kedua di kelas 250 cc). Selama periode tersebut, prestasi terbaik pembalap mereka adalah peringkat 3 sebanyak 3 kali (2001 oleh Loris Capirossi dan 2003, 2004 oleh Max Biaggi). Sempat vakum selama 3 tahun, mereka kembali ke ajang balap motor tetapi mereka memilih fokus ke Moto2. Di kelas yang setingkat dibawah MotoGP inilah salah satu pembalap mereka,Pol Espargaró menjadi juara kelas Moto2 tahun 2013 usai mengumpulkan 240 poin dan menang 5 kali. Rekan setimnya, Esteve Rabat mengakhiri musim di urutan ketiga dengan 204 poin dan 3 kali menang.

Untuk musim 2015 ini mereka mengandalkan jasa pembalap Spanyol, Luis Salom dan Alex Rins. Pada balapn di Qatar kemarin, Rins finish keempat sedangkan Salom gagal melanjutkan lomba setelah melewati 17 lap.

Sedangkan untuk Pons Racing yang berlaga di Formula Renault 3.5, musim ini mereka mengandalkan pembalap Spanyol yang juga menjadi pembalap tim Manor F1 Team, Roberto Merhi dan pembalap asal Indonesia, Philo Paz Patrick Armand. Seri pertama FR 3.5 sendiri akan berlangsung di sirkuit Motorland Aragon, Alcaniz, Spanyol, pada 25-26 April.


(atas) Philo Paz Patrick Armand (bawah) Roberto Merhi

Dikutip dari Wikipedia dan website resmi Páginas Amarillas HP 40. Gambar berasal dari Google, fanpage World Series by Renault on Facebook, dan fanpage Philo Paz Patrick Armand on Facebook. Alih bahasa dan penyuntingan oleh Adi_Hoet.