Tampilkan postingan dengan label #AustralianGP. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label #AustralianGP. Tampilkan semua postingan

Kamis, 17 Maret 2016

Preview Formula 1 Rolex Australian Grand Prix



Sixth Gear - Formula 1 musim 2016 akan segera dimulai dengan seri pembuka di sirkuit Albert Park, Melbourne, Australia. Sirkuit sepanjang 5,303 km ini menyelenggarakan balapan F1 sejak 1996 menggantikan sirkuit jalan raya Adelaide.

Sejumlah regulasi baru diterapkan mulai musim 2016, mulai dari ban dimana Pirelli selaku penyuplai ban menambah kompon baru yaitu ban ultrasoft. Ban ini sudah diujicoba saat tes pramusim di Barcelona pada akhir Februari dan awal Maret kemarin.Tak hanya itu, kini setiap race weekend Pirelli menyediakan tiga kompon ban berbeda. Selain itu ada juga perubahan format kualifikasi, dimana pada Q1 yang berlangsung 16 menit, pebalap terlamban akan tereliminasi usai 7 menit. Setiap 1 menit 30 detik pebalap terlamban berikutnya tereliminasi hingga didapat 15 pebalap yang maju ke babak Q2. Babak Q2 berlangsung selama 15 menit dan eliminasi pebalap dimulai saat Q2 berjalan 6 menit. 8 pebalap tercepat di Q2 maju ke babak Q3 yang berdurasi 14 menit. Di Q3, eliminasi pebalap dimulai saat Q3 berjalan 5 menit hingga tersisa 2 pebalap beradu untuk berebut pole di 1 menit 30 detik terakhir Q3.

Mercedes mengawali musim dengan status juara bertahan untuk kategori konstruktor, sedangkan pebalapnya, Lewis Hamilton berstatus juara bertahan kategori pebalap. 3 wajah baru akan menghiasi grid F1 musim ini dimana ketiganya akan melakoni debut akhir pekan ini, yaitu: Jolyon Palmer (Inggris/Renault), Pascal Wehrlein (Jerman/Manor Racing), dan Rio Haryanto (Indonesia/Manor Racing).

-Circuit Guide, Race Details, and Facts-
Panjang: 5,303 km
Jumlah Tikungan: 16Jarak lomba: 307,574 km (58 lap)Balapan F1 Pertama: 1996Rekor lap tercepat: 1:24,215 (Michael Schumacher, 2004)Pilihan ban: Pirelli P Zero Supersoft (Merah), Soft (Kuning), Medium (Putih)
Deteksi DRS: 13 meter sebelum T14
Aktivasi DRS: 762 meter sebelum T1 dan 510 meter sebelum T3




-2016 Teams and Drivers-

-2016 F1 Calendar-

Sumber: fia.com dan wikipedia

Sabtu, 17 Oktober 2015

Wayne Gardner Jagokan Rossi Juara Dunia Musim ini



Sixth Gear - Legenda balap asal Australia, Wayne Gardner, merasa bahwa Valentino Rossi yang akan meraih gelar juara dunia musim ini, meskipun diatas kertas Lorenzo yang lebih cepat dan cukup konsisten musim ini lebih dijagokan untuk merebut titel juara MotoGP musim ini.

"Ini fantastis, persaingan mereka sangat bagus untuk olahraga ini dan tentunya televisi. Valentino sudah jadi legenda, mungkin salah satu pembalap terhebat dalam sejarah Grand Prix dan sedang mencoba untuk menjadi juara dunia lagi di usia 36 tahun. Ini luar biasa," ucap Gardner dilansir dari laman resmi MotoGP, Sabtu (17/10)

"Valentino punya sentuhan midas, semua yang disentuhnya berubah menjadi emas. Dia juga sangat cerdas, pintar, dan sering beruntung. Jorge juga hebat, dia mengendarai motor dengan lebih baik. Dia berkelas! Keduanya adalah rider fantastis dan terhormat," lanjutnya.

Lalu, siapa yang akan merebut titel juara dunia? "Firasat saya mengatakan Valentino. Tapi, saya pikir Lorenzo akan berjuang sampai titik darah penghabisan, Dia sangat tidak beruntung dalam beberapa balapan terakhir. Tapi, Valentino punya sentuhan midas. Saya pikir keberuntungan berada di sisinya." ujar juara kelas 500cc tahun 1987 tersebut.
Dikutip dari sports.okezone.com dengan sedikit perubahan

Jumat, 16 Oktober 2015

Lorenzo Belum Memerlukan Taktik "Valencia 2013"

Jorge Lorenzo memimpin jalannya balapan seri Valencia musim 2013
kredit: crash.net

Sixth Gear - Tertinggal 18 poin dari Valentino Rossi yang saat ini memuncaki klasmen pembalap, memenangi tiga seri tersisa tidak cukup bagi Jorge Lorenzo untuk mengamankan gelar juara dunia musim ini. Meskipun ia pernah memenangi balapan di Philip Island, Sepang, dan Valencia, X-fuera butuh bantuan dari pembalap lain untk menghambat rekan setimnya pada salah satu dari tiga seri tersebut. Hal itu meningkatkan prospek karirnya - dominan pada lintasan kering di lima seri terakhir - memperbolehkan taktik "go slow"dengan cara membantu rider lainnya finis didepan Rossi.

Saat melakukan wawancara dengan crash.net hari ini, Lorenzo ditanyai kapan ia akan mengulangi taktik pada seri Valencia musim 2013. Berikut jawaban dari Lorenzo, "Anda tahu, saya pikir saat ini kemungkinan untuk memenangi balapan dan peluang Marquez atau Pedrosa di depan (Valentino) Rossi sangat besar. Balapan sendiri sangat panjang dan cepat atau lambat, ada pembalap yang memiliki pacuan yang bagus akan finis di depan Rossi. Jika anda mencoba melambat dengan pebalap seperti Marquez yang pantang mundur, itu akan menyulitkan. Dan di sirkuit seperti Philip Island yang berangin dan sebagainya saya rasa itu bukan strategi yang cocok saat ini."

"Kami akan melihat ke depan apakah kami akan memakainya atau tidak, tetapi untuk saat ini saya ingin bertarung untuk menang disini (Philip Island) dan di Malaysia, kemudian melihat di urutan berapa Rossi sanggup menyelesaikan lomba. Mungkin ia finis di depan saya, dan bisa jadi apa yang anda katakan dibutuhkan ke depannya." tambah juara dunia MotoGP musim 2010 dan 2012 tersebut.

Kamis, 15 Oktober 2015

Preview MotoGP GP Australia



Sixth Gear - There isn't an one week for break. Usai balapan yang mendebarkan di Motegi, kini fokus semua pembalap MotoGP langsung mengarah ke seri selanjutnya di sirkuit Philip Island, sirkuit yang terletak di Philip Island, Victoria, Australia (140 km dari Melbourne). Sirkuit ini dibuka pertama kali pada tahun 1956, menggantikan trek lama yang dirasa tidak aman mengingat semakin kencangnya motor balap.

Memiliki karakter yang cepat (sirkuit tercepat kedua dalam kalender balap musim ini setelah sirkuit Assen), kecepatan rata-rata yang dapat ditempuh di sirkuit ini mencapai 177 km/jam mengingat sirkuit ini didominasi tikungan yang memiliki karakter high-speed. Trek lurus terpanjangnya hanya 900 meter dengan panjang keseluruhan 4,445 km. 6 tikungan di sirkuit ini dapat dilibas dengan kecepatan 180 km/jam, bahkan 3 diantaranya bisa dilewati dengan kecepatan 200 km/jam dengan menggunakan gigi 4 atau 5. Tikungan low-speed disini hanya ada 2 yang bisa dilewati dengan gigi 1 atau 2. Pemilihan ban juga sangat penting, karena tikungan high-speed dapat memengaruhi daya tahan ban.

Tantangan lainnya adalah aspal yang bergelombang. Salah sedikit saja dapat mengakibatkan motor terbang cukup tinggi. Selain itu, tiupan angin disini tergolong mendadak dan cepat karena sirkuit ini letaknya tak jauh dari pinggir tebing pantai. Belum lagi adanya binatang seperti burung maupun kangguru yang bisa saja merusak konsentrasi pembalap dalam waktu singkat.

Usai finis di depan Lorenzo pekan lalu, gap antara Rossi dengan Lorenzo melebar jadi 18 poin pada klasmen pembalap. Valentino Rossi tercatat pernah 8 kali menang di sirkuit ini (terakhir musim 2014). Keduanya siap bertarung lagi guna memperebutkan gelar juara dunia musim ini. Sementara itu, meskipun sudah tidak punya peluang memenangi gelar juara dunia, Marc Marquez setidaknya bisa mengacaukan duel sesama pembalap Movistar Yamaha tersebut. Selain itu, Marquez bertekad untuk naik podium mengingat ia belum pernah melakukannya sejak debut di kelas MotoGP. Musim 2013, ia didiskualifikasi karena melanggar peraturan mandatory pit-stop. Musim lalu, ia gagal melanjutkan lomba. Sedangkan pemenang seri sebelumnya, Dani Pedrosa bisa saja menghadirkan kejutan seperti di Motegi akhir pekan kemarin.

-Circuits and Details-


Panjang: 4,445 km
Jumlah tikungan: 12 (7 kiri, 5 kanan)
Trek lurus terpanjang: 900 meter
Dibangun: 1951
Dibuka: 1956









Sumber: wikipedia