Tampilkan postingan dengan label Jorge Lorenzo. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jorge Lorenzo. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 07 November 2015

Lorenzo: Jumat yang Bagus


Sixth Gear - Lorenzo memulai upaya meraih gelar ketiganya di kelas MotoGP dengan menjadi tercepat di sesi FP2. Meskipun ia tak terkena dampak Sepang clash yang masih jadi bahan bicaraan akhir pekan ini, dia menunjukkan konsistensinya dengan unggul 0,266 detik dari Pedrosa sore hari kemarin (6/11). Memakai ban medium baru untuk meraih waktu tercepat pada FP2 serta menunjukkan pacuannya dibandingkan Marquez sebelumnya.

"Saya baik-baik saja sebelum kesini dan sekarang lebih baik. Ini menjadi Jumat yang bagus sejak pagi hingga sore dan kami kompetitif dengan motor kami. Kami memulai dengan setingan yang bagus dan memodifikasi motor dan kami menganggap kami menganggap setingan kami baik." ujar Lorenzo."Saya juga mencoba ban belakang yang keras dan itu buruk dibandingkan lainnya. Jadi ini kerja yang baik hari ini (6/11) dan memikirkan soal balapan. Kami meraih 1:33,1 dan paham kalau motor ini belum sempurna dan ini awalan yang bagus." tambahnya melalui crash.net. Andai Lorenzo memenangi gelar juara musim ini, Lorenzo akan menjadi pembalap ketiga yang mampu memutarbalikkan defisit poin pada race terakhir.

Lorenzo sendiri tidak masalah jika ia diceomooh penonton selama balapan. Dia akan mengerahkan sengenap tenaga dan usaha selama balapan dan meraih hasil sebaik mungkin. X-fuera sempat mengucapkan ucapan terima kasih kepada Bridgestone mengingat GP Valencia besok menjadi balapan terakhir pabrik ban asal Jepang tersebut menyuplai ban untuk kelas MotoGP. "Bridgestone melakukan kerja yang luar biasa dalam menyuplai ban yang bagus bagi kami. Meskipun tahun lalu mereka membuat ban belakang lebih keras untuk melindungi karet ban, dan menggunakan lapisan tahan panas membuat hidup kami susah. Saat mereka meletakkan bagian yang lunak di pinggir itu memudahkan kami. Ban depan pada 2008 dan 2009 membuat kami kepayahan dalam memanaskan ban dan banyak kecelakaan saat itu. Namun Bridgestone memperbaiki ban belakang dan melakukan kerja bagus. Saya senang dengan kerja mereka selama ini. Mari melihat apa yang terjadi berikutnya."

Sabtu, 24 Oktober 2015

Marquez: Rossi Sebaiknya Fokus ke Lorenzo



Sixth Gear - Marc Marquez telah merespon terkait tuduhan yang dilakukan Valentino Rossi terhadapnya, yaitu sengaja membantu Jorge Lorenzo memenangi gelar juara musim ini. Sang juara bertahan menyebut sebaiknya Rossi fokus untuk mengalahkan rekan setimnya itu.

Rossi mengejutkan seisi paddock MotoGP pada sesi konferensi pers Kamis (22/10) kemarin saat ia menduga Marquez mencoba menolong Lorenzo mengalahkan The Doctor pada balapan di Philip Island minggu kemarin, dimana Marquez menyalip Lorenzo disaat-saat akhir menjelang finish. "Kemarin (22/10) saya rasa dia sedikit mengejutkan kami." ungkap pembalap Repsol Honda tersebut. "Saya mengerti bahwa dia memikirkan kejuaraan dan seilisih 11 poin, tetapi dia mesti berkonsentrasi untuk melawan Lorenzo karena dia adalah lawan yang mesti dikalahkan untuk memenangi kejuaraan. Rossi harus mengalahkannya di lintasan, dan aku pikir ini tahun ini Rossi cukup cepat. Saya tak ingin terlibat dalam pertarungan ini." tambahnya.

Marquez menambahkan saat itu ia tidak belajar cara respeknya terhadap Rossi, namun targetnya di Sepang nanti mungkin melupakan perebutan gelar juara dunia dan fokus untuk memenangi balapan. "Saya selalu respek terhadap Rossi, mengingat saya pikir dia salah satu pembalap terbaik dalam sejarah MotoGP." ujarnya. "Apa yang dia katakan soal dia mengecewakan saya, karena saya berusaha 100%: di Australia saya menang dan mengambil lima poin dari Lorenzo, jadi saya paham apa yang saya katakan. Target saya disini, seperti biasa adalah untuk menang. Jika kemungkinan hanya finis kedua, saya akan menempatinya. Saya akan membalap dengan cara saya karena baik saya dan Pedrosa mustahil memenangi kejuaraan." tambah the Baby Alien.

Dikutip dari motorsport.com

Jumat, 16 Oktober 2015

Lorenzo Belum Memerlukan Taktik "Valencia 2013"

Jorge Lorenzo memimpin jalannya balapan seri Valencia musim 2013
kredit: crash.net

Sixth Gear - Tertinggal 18 poin dari Valentino Rossi yang saat ini memuncaki klasmen pembalap, memenangi tiga seri tersisa tidak cukup bagi Jorge Lorenzo untuk mengamankan gelar juara dunia musim ini. Meskipun ia pernah memenangi balapan di Philip Island, Sepang, dan Valencia, X-fuera butuh bantuan dari pembalap lain untk menghambat rekan setimnya pada salah satu dari tiga seri tersebut. Hal itu meningkatkan prospek karirnya - dominan pada lintasan kering di lima seri terakhir - memperbolehkan taktik "go slow"dengan cara membantu rider lainnya finis didepan Rossi.

Saat melakukan wawancara dengan crash.net hari ini, Lorenzo ditanyai kapan ia akan mengulangi taktik pada seri Valencia musim 2013. Berikut jawaban dari Lorenzo, "Anda tahu, saya pikir saat ini kemungkinan untuk memenangi balapan dan peluang Marquez atau Pedrosa di depan (Valentino) Rossi sangat besar. Balapan sendiri sangat panjang dan cepat atau lambat, ada pembalap yang memiliki pacuan yang bagus akan finis di depan Rossi. Jika anda mencoba melambat dengan pebalap seperti Marquez yang pantang mundur, itu akan menyulitkan. Dan di sirkuit seperti Philip Island yang berangin dan sebagainya saya rasa itu bukan strategi yang cocok saat ini."

"Kami akan melihat ke depan apakah kami akan memakainya atau tidak, tetapi untuk saat ini saya ingin bertarung untuk menang disini (Philip Island) dan di Malaysia, kemudian melihat di urutan berapa Rossi sanggup menyelesaikan lomba. Mungkin ia finis di depan saya, dan bisa jadi apa yang anda katakan dibutuhkan ke depannya." tambah juara dunia MotoGP musim 2010 dan 2012 tersebut.

Sabtu, 08 Agustus 2015

Lorenzo: Tercepat, Bahagia - dan Banyak Lagi yang Akan Datang


Jorge Lorenzo tampak kembali ke kondisi terbaiknya yang membawanya meraih empat kemenangan berturut-turut selama hari pertama MotoGP Indianapolis.Rider Movistar Yamaha tersebut mengungguli Marc Marquez memimpin kedua sesi latihan Jumat.
Tetapi, pemilik nomor 99 tersebut mengatur waktu lap terbaik dengan menggunakan ban hard baik depan dan belakang. Pembalap Spanyol merasa bahwa  1set ban baru akan memberikan perbaikan instan minimal 0.5s. Lorenzo berjuang untuk mengejar selisih 13 poin dengan rekan setimnya, Valentino Rossi, yang tercepat kesepuluh pada FP2.
"Sangat baik, sangat positif dan sangat senang dengan awal yang baik di akhir pekan," mulai Lorenzo. "Setelah libur cukup lama sangat penting untuk merasa cepat dan nyaman di motor dan itulah bagaimana saya merasa hari ini.
"Kami memiliki sensasi yang sama dengan ban keras, sementara pengendara lain telah menggunakan ban lunak baru mereka bahkan tidak bisa mendekati waktu kita, jadi itu tanda yang sangat baik.
"Kami masih memiliki satu detik atau lebih dari margin rekor lap, jadi saya pikir dengan ban baru - karena kita tidak menempatkan ban baru di akhir seperti beberapa pengendara - kami memiliki mungkin setengah detik atau lebih dan kami dapat meningkatkan sepeda untuk mendekati catatan lap atau bahkan lebih baik. "
Lorenzo telah membuat jelas bahwa perubahan alokasi ban, atau lebih tepatnya tidak adanya penanganan ban khusus dengan grip di tepi, merupakan faktor penting dalam memenangi empat race beruntun diikuti oleh peristiwa ketat di Assen dan Sachsenring.
Sementara senyawa ban belakang medium lagi tanpa grip tepi  di Indianapolis, itu hadir pada kompon keras. Itu, dikombinasikan dengan sifat tinggi-grip yang baru untuk , berarti Lorenzo sejauh ini menghindari masalah wheelspin di dua putaran terakhir.
"Assen dan Jerman yang sulit bagi saya. Setelah beberapa lap ban mulai berputar terlalu banyak akselerasi dan aku tidak bisa mengambil keuntungan dari gaya saya naik, "tegasnya.
"Aku tidak tahu mengapa tapi aspal ini, selama dua tahun terakhir, cukup grippy dan konstan dan bahkan jika ban sama dengan Jerman dan Assen saya tidak merasa begitu banyak perbedaan antara ban ini dan yang saya gunakan untuk empat kemenangan."Saya pikir di sini saya bisa bertarung untuk kemenangan. Untuk memastikan podium adalah hasil yang baik, tetapi jika ada kemungkinan untuk menang kita harus mencoba. " 


Brno pekan depan akan melihat kembalinya disukai media-senyawa Lorenzo dengan kombinasi tepi grip ban. "Yang pasti di Brno, dengan [ban] tepi bagian sedikit lebih lembut seperti sebelumnya, seperti ban normal, kita bisa mungkin sedikit lebih kompetitif."
Tapi dengan Marquez kembali pada formulir, Lorenzo mengecilkan peluangnya lain bergelut empat rider sekaligus. "Sangat sulit karena Marquez menggunakan chassis lama dan pasti dia akan mencoba untuk memulihkan semua poin [ia telah kehilangan], mempertaruhkan banyak dan akan sangat cepat. Kita harus mencoba untuk menang ketika kita bisa dan ketika kita tidak bisa mencoba untuk menyelesaikan lomba. "
Sementara itu Mallorca tidak terkejut melihat Rossi berbalik awal yang lambat untuk akhir pekan Indianapolis dan menjadi pertempuran di depan pada hari Minggu."Ini masih hanya hari Jumat. Valentino biasanya meningkatkan banyak selama akhir pekan dan terutama pada hari Minggu ia selalu kompetitif. Untuk yakin dia akan berada di sana" ujarnya. 


Dikutip dari crash.net dengan alih bahasa dan penyuntingan oleh Adi_Hoet.