Tampilkan postingan dengan label #JapaneseGP. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label #JapaneseGP. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 10 Oktober 2015
Marquez: Itu Menyakitkan, Tapi Masih Lumayan
Sixth Gear - Marquez mengaku puas dengan performanya pada hari pertama GP Jepang Jumat (9/11) kemarin, dimana untuk kali pertama Marquez mengendarai RC-213 V usai operasi. Sang juara bertahan sendiri memerlukan pemasangan plat pada tulang metakarpal kelima pada tangan kirinya usai terjatuh saat mengendarai sepeda gunung.
Baik pada FP1 dan FP2 the Baby Alien finish ke-7 dengan lap time terbaik terpaut 0,761 detik dari Jorge Lorenzo. "Latihan pertama sangat berguna untuk kami untuk mengetahui kondisi tangan kiri saya, dan beradaptasi setepat mungkin dengan gaya saya dan semuanya berjalan lancar. Setidaknya saya masih sanggup mengendarai dan melakukan late braking, itu penting bagiku. Meskipun sakit, namun masih lumayan.", ujarnya dikutip crash.net
Untuk menyasati cederanya, ia menggunakan handlebar grip yang sudah dimodifikasi. "Hari ini (9/11) saya tidak berusaha 100% sebab bila anda stres berlebihan besok (10/10) akan menjadi buruk. Jadi kami akan melihat, Saat ini lebih baik daripada kemarin, namun saya berharap setelah latihan dengan fisioterapis sore kemarin akan sangat membantu." tambahnya.
Saat ditanyai siapa yang akan menjadi juara dunia musim ini, Marquez mengaku hal itu menjadi hal terberat untuk diungkapkan. Semua orang tahu kalau Marquez sendiri adalah penggemar Valentino Rossi, dan ia menilai The Doctor mengalami musim yang menakjubkan dan konsisten, disisi lain ia menilai Lorenzo adalah sosok tercepat saat ini.
Ducati di Motegi, Teman atau Musuh bagi Rossi?
Sixth Gear - Pebalap Movistar Yamaha MotoGP, Valentino Rossi menyatakan bahwa duet Ducati, Andrea Iannone dan Andrea Dovizioso bisa menjadi teman sekaligus musuh dalam menghadapi Jorge Lorenzo di Sirkuit Twin Ring Motegi, Jepang akhir pekan ini.
Lorenzo sukses menjadi yang tercepat dalam dua sesi pertama pada hari Jumat (9/10). Rossi sendiri hanya berada di posisi kedelapan, dan pebalap yang benar-benar mampu menempel Lorenzo hanyalah Dani Pedrosa, Iannone dan Dovizioso."Skenario terbaik adalah jika duet Ducati start di depan Jorge. Tapi bila keduanya di belakang Jorge, dan berada di depan saya, maka akan jadi bencana! Tapi tampaknya memang akan begitu," ujar Rossi dalam wawancaranya bersama GPOne.
Saat ini, Rossi masih berada di puncak klasemen pebalap dengan keunggulan 14 poin dari Lorenzo. Dengan keunggulan yang tipis ini, The Doctor pun membutuhkan "bantuan" dari para rival untuk menghambat laju X-Fuera.
"Ducati sangat kencang di trek lurus. Mereka 10 km/jam lebih cepat dari saya, karena saya sangat lamban di lintasan lurus. Mereka pasti akan menyulitkan saya, apalagi dengan ban lunak. Semoga mereka lebih kuat dari Jorge, pasti bakal menyenangkan," tutupnya.
sumber: bola.net
Jumat, 09 Oktober 2015
Preview MotoGP GP Jepang
Sixth Gear - Akhir pekan ini MotoGP memasuki periode “fly-away races” alias balapan diluar
Eropa untuk kedua kalnya (sebelumnya di tiga seri pertama musim ini). GP Jepang
yang berlangsung di sirkuit Twin Ring
Motegi (ツインリンクもてぎ Tsuin Rinku Motegi) menjadi awal rangkaian fly-away race
pada akhir pekan ini sebelum berlanjut ke Philip Island dan Sepang. Penamaan
sirkuit ini disesuaikan dengan fasilitas sirkuit yang memiliki 2 lintasan,
yaitu oval course sepanjang 2,493 km (1,549 mil) dan road course sepanjang
4,8 km (2,98 mil). Sirkuit ini dibangun tahun 1997 oleh Honda sebagai bagian
dari memperkenalkan Indy Racing League (lebih dikenal sebagai IndyCar) ke
Jepang dalam rangka menambah wawasan mengenai open-wheel racing yang
terkenal di Amerika tesebut. Untuk balapan MotoGP akhir pekan ini yang
digunakan adalah road course.
Bagian road
course ini dikenal unik karena fasilitas yang ada disini juga digunakan
pada lintasan oval. Road course sendiri dibangun dengan gaya stop-start
straigth hairpin, artinya setelah pembalap keluar dari hairpin, ia
menghadapi trek lurus sebelum masuk ke hairpin berikutnya. Istilah
gampangnya: stop-and-go. Dibandingkan arena oval, road course ini
jauh lebih ramai karena selain MotoGP, sejumlah event seperti Formula
Nippon, Super GT, Super Taikyu, Formula 4 dan FJ1600 juga menggunakan bagian
ini (yang disebut 2 terakhir menggunakan lintasan yang lebih pendek). Begitu
juga dengan kejurnas balap motor di Jepang juga memakai road course.
Setelah Movistar
Yamaha mengamankan gelar juara dunia untuk kategori tim di Aragon, kini tinggal
mencari siapa yang akan menjadi juara dunia untuk kategori pembalap, dimana
kandidat juara dunia musim ini mengerucut kepada 2 pembalap: Valentino Rossi
dan Jorge Lorenzo. Marc Marquez tersisih dari perebutan gelar juara usai
terjatuh di awal balapan GP Aragon dua pekan yang lalu. Meskipun tersisih,
Marquez tetap waspada karena jika ia tampil buruk di Motegi, bisa saja
posisinya di urutan ketiga klasmen pembalap diambil alih Andrea Iannone.
Circuits and Details
Panjang: 4,8 km (2,98 mil)
Dibuka: Agustus 1997
Lokasi: 120-1 Hiyama, Motegi Haga, Tochigi, 321-3597 Jepang
Kapasitas penonton: 68,156
Pemilik: Honda
Operator: Mobilityland Corporation, Ltd.
Fun Facts
- Meskipun sirkuit ini dimiliki Honda, Ducati justru menjadi pabrikan yang sering menang di sirkuit ini dengan total 4 kemenangan (Loris Capirossi pada 2005-07 dan Casey Stoner pada 2010).
- Penghuni 3 besar klasmen (Valentino Rossi, Jorge Lorenzo, dan Marc Marquez) sama-sama mengalami cedera sebelum GP Jepang. Rossi mengalami cedera usai terjatuh saat sesi tes ban Michelin di Aragon, Lorenzo cedera saat latihan minibike, sedangkan Marquez malah naik ke meja operasi usai mengalami cedera saat latihan sepeda gunung.
- Pada musim 2011, Casey Stoner dan Jorge Lorenzo mengancam akan memboikot GP Jepang menyusul kekhawatiran terpapar dari radiasi nuklir dari reaktor nuklir Fukushima Daiichi, meskipun ahli sains independen dari WHO dan Australian Radiation Protection and Nuclear Safety Agency menyatakan bahwa hidup ditempat sejauh 80 km dari reaktor nuklir tersebut aman dari bahaya radiasi. Motegi sendiri terletak 120 km dari reaktor nuklir tersebut. Pada akhirnya, semua pembalap ambil bagian saat balapan berlangsung, termasuk Stoner dan Lorenzo.
- Sebelum menjadi tuan rumah GP Jepang sejak 2004, Motegi sebelumnya menjadi tuan rumah Pacific GP dari tahun 2000 hingga 2003.
- Musim lalu, Marc Marquez meraih gelar juara dunia keduanya di kelas MotoGP (keempat bila menghitung gelar juaranya di 125cc dan Moto2) usai finish kedua dibelakang Jorge Lorenzo.
Dikutip dari wikpedia
Sabtu, 26 September 2015
Kvyat: Waktu Tercepat Tak Berarti Apa-Apa
Sixth Gear - Daniil Kvyat mengungkapkan bahwa tidak ada artinya menjadi tercepat pada FP2 GP Jepang kemarin yang diganggu turunnya hujan. Kvyat sendiri berharap cuaca bersahabat selama race weekend. Hujan turun selama sesi latihan bebas kemarin di sirkuit Suzuka, tetapi ketika ia tercepat kedua di sesi FP1 dan menguasai FP2 di sore hari, dia tidak berpindah melihat namanya ada di urutan teratas.
Disamping itu, ia puas dengan keseimbangan mobilnya di lintasan basah, dia tidak berharap apapun pada sesi kualifikasi. "Jujur, hari ini tak berarti apapun. Ini tidak akan terlalu buruk jika tampil dibawah hujan dan tidak ada masalah sama sekali, namun aku tak memikirkan bila cuacanya seperti ini". Pembalap asal Rusia tersebut juga mengungkapkan bahwa trek sangat licin terutama saat gerimis dan beberapa titik dimana pembalap rentan berbuat kesalahan.
Dikutip dari crash.net
Langganan:
Postingan (Atom)




