Sabtu, 29 Agustus 2015

Marquez Berharap Bisa Berduel dengan Lorenzo pada Balapan GP Inggris


Sixth Gear - Marquez bahagia saat mengakhiri hari pertama rangkaian GP Inggris dengan menjadi tercepat kedua di sesi FP2 dibawah Lorenzo, sekaligus merasa bahwa kondisi motornya saat ini sama persis seperti musim lalu. Pemenang GP Inggris musim lalu ini ingin mengulangi duel lawan Lorenzo seperti musim lalu di Silverstone, kemungkinan duel tersebut dapat terjadi berdasarkan sesi hari Jumat.

Sementara itu sang juara bertahan berharap baik Pedrosa maupun Rossi akan mendekatinya pada sesi Sabtu sore, Marquez memprediksi balapan akan berjalan menarik dengan ia berduel dengan Lorenzo, yang dia lihat sebagai rival terkuatnya saat ini.

"Kami akan melihat namun sepertinya situasinya seperti sekarang" imbuh sang juara bertahan. "Kami akan melihat besok bagaimana dia meningkatkan pace-nya dan tentu kami akan mencoba meningkatkan performa kami. Namun, sepertinya saya dan Jorge (Lorenzo) selangkah di depan. Tetapi kami tak boleh meremehkan Dani (Pedrosa). Kemudian Valentino (Rossi) dia akan menunjukkan performa terbaiknya. Memang dia sedikit tertinggal namun aku pikir Minggu esok balapan akan berjalan menarik. Saat ini Lorenzo akan jadi sosok yang kuat di lintasan"

Sama halnya dengan Lorenzo, Marquez tak mengganti ban belakang pada FP2 namun masih menempati urutan kedua dan puas dengan ritmenya sepanjang sesi Jumat sore.

"Disini rasanya seperti tahun kemarin" ujarnya. "Saat itu kami memiliki masalah yang sama dan tentu kami punya perasaan yang sama seperti tahun kemarin dan mencoba untuk meningkatkan pacuan terutama pada exit corner dimana kami berusaha sekeras mungkin di bagian tersebut. Namun saya merasa nyaman karena ritmenya tidak buruk dan itu titik kelemahan saya atau kami di Brno. Saat itu ban aus lebih cepat dan saya berusaha semaksimal mungkin saat itu dan kelihatannya disini ketika ban mulai aus saya masih bisa menjaga ritme sebaik mungkin"

Mengenai masalah pada exit corner, ia mengakui ada bump pada tikungan 8 dan 14. "Sepertinya motor kami bergerak terlalu banyak dengan bump dan kami berusaha untuk meredam bump agar lebih baik. Di entry tikungan 8 sangat bumpy dan braking point tikungan 14 terlalu bumpy. Tak apa, aku berpikir buruk. Di seksi pertama chicane juga terlalu bumpy, namun tidak buruk" tambahnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar